Lapak Tutorial

Tempat Belajar yang Menyenangkan

Archive for the ‘Tutorial Komputer’ Category

15 Tips Mengoptimalkan Windows XP

Posted by simpaikeramat01 on December 25, 2008

Sering kita temui komputer yang memiliki spesifikasi cukup canggih,namun berkinerja lamban. Bahkan setelah virus computer dibersihkan, kecepatan komputer tersebut tidak makin cepat. Akibatnya upgrade menjadi pilihan akhir. Memori ditambah dan prosesor pun diganti dengan yang lebih cepat. Daripada membuang banyak biaya dengan upgrade, sementara masalahnya sebenarnya bukan terletak pada kemampuan komputernya. Ada baiknya kita lakukan dulu optimalisasi setting di system operasinya.

Berikut disampaikan tips-tips untuk mengoptimalkan windows XP sehingga computer bisa bekerja lebih cepat. Dengan settingan berikut, kita bisa menyulap Pentium III secepat Pentium IV :

1.       Setting IDE

Anda pasti menginginkan transfer data pada harddisk secepat mungkin. Caranya ;  Pertama, klik kanan My Computer dan pilih Properties. Kemudian klik tab [ Hardware ] > [ Device Manager ]. Pilih IDE/ATAPI controllers. Pada window yang muncul kemudian pilih Primary IDE Channel dan pilih tab Advanced Settings. Pastikan device yang ada diset DMA if Available. Jika masih berada dalam posisi PIO Only, maka geser menu ke bawah hingga ke pilihan DMA if Available. Fitur DMA bisa mempercepat kinerja harddisk, dan DVD-ROM.

2.       Convert Harddisk ke NTFS

Dibandingkan dengan FAT32, format NTFS (New Technology File System) memiliki performa yang lebih baik, lebih aman, dan lebih tahan uji. Sebab, dengan NTFS, maka data otomatis akan dienkripsi. Dengan perubahan ini, mungkin kinerja komputer sedikit lebih lambat dari sebelumnya.

Caranya ; Ada kemungkinan proses ini menyebabkan kerusakan permanen seluruh data dan sistem operasi beserta aplikasi di dalamnya. Pastikan untuk mem-back-up semua data lebih dahulu. Jika sudah, tekan tombol Windows + R untuk membuka Command Prompt. Ketikkan “convert x: / fs:ntfs” (tanpa tanda petik dan huruf x adalah drive yang akan di-convert). Ikuti semua proses hingga selesai. Setelah proses ini selesai, restart komputer. Saat masuk Windows lagi, Anda sudah mendapatkan format NTFS.Atau juga pada waktu pertama instal windows, sorot opsi convert to ntfs

3.       Atur Start Menu

Dengan banyaknya program yang dibutuhkan ditambah beragam utiliti, freeware dan shareware, maka Start Menu menjadi panjang.Yang mengakibatkan akan menjadi salah klik,dan yang pasti juga makan memory.Cara untuk menanganinya adalah dengan membagi kategori dalam Start Menu menjadi lebih simpel dan teroganisasi. Misalnya, Winamp, Windows Media Player, MusicMatch, dan audio player lainnya dijadikan satu dalam folder Entertainment. Demikian juga untuk bermacam-macam games dalam satu folder, aplikasi office, dan lain-lain ke dalam folder yang paling sesuai sehingga Start Menu tampil lebih simpel dan menarik.

Caranya : – Klik kanan tombol Start dan pilih Explore. – klik kanan lagi tombol Start dan pilih Explore All Users. Window pertama berisi shortcut yang sesuai dengan user account Anda. Sedangkan, window kedua berisi semua shortcut yang bisa diakses semua user. Jika ada shortcut yang Anda sembunyikan, pastikan tidak diletakkan di windows untuk semua user. Mengatur Start Menu dari window ini sama halnya seperti mengatur direktori folder di Windows Explorer – Atur semua shortcut sesuai keinginan Anda. Bisa dijadikan dalam satu folder, diganti namanya, atau bahkan dihapus. Lebih baik lagi jika Anda hanya menyisakan shortcut aplikasi saja. Shortcut ke help files, uninstall, atau ke sample file bisa dihilangkan. Selain menghindari salah klik, menu help dan sample yang jarang dibuka bisa diakses dari Windows Explorer. Sedangkan uninstall bisa dilakukan melalui Control Panel.

4.       Atur Tingkat Resolusi PC

Fitur ini klasik, dengan meningkatkan tampilan warna dengan 32 bit membuat layar Windows lebih nyaman dilihat. Khususnya mereka dengan VGA berkeceptan tinggi biasanya juga memaksimalkan tampilan warna Windows dengan tingkat warna 32 bit.  Bila merasa layar desktop sedikit lambat, coba rubah tampilan fitur warna dari 32 bit ke 16 bit. Selain mempercepat kinerja desktop , gambar dari layar juga lebih responsif.Setting juga pada customize desktop,hilangkan cawang pada run desktop cleanup wizard

Caranya ;- klik kanan pada desktop, pilih propeties, klik pada desktop trus klik customize desktop, hilangkan cawang pada run desktop cleanup wizard – klik pada setting, pilih resolusi yang sesuai pilihan anda , klik aply dan ok

5.       Atur Struktur File dan Folder

Saat hari pertama komputer digunakan, lebih baik struktur folder segera diatur. Pengaturan ini malah lebih baik dilakukan sebelum komputer mulai digunakan untuk mengolah data, bermain games, atau pekerjaan lainnya. Dengan struktur folder yang teratur, komputer akan berjalan lebih lancar. Jangan lupa di pengerjaan ini simpan master program, di folder terpisah

HOW: Siapkan masing-masing folder untuk data yang berbeda tipikalnya. Bedakan folder
penyimpanan berdasarkan jenis file-nya. Misalnya, ada folder Song untuk penyimpanan file MP3, wav, atau MP4. Kemudian folder Data untuk file-file berekstensi rich tech format (rtf), spreadsheet (xls), document (doc) dan lembar kerja lainnya. Tentu saja, pembagian folder bisa disesuaikan dengan keinginan Anda. Namun, pembagiannya harus tetap berdasarkan jenis file-nya. Setelah selesai, jangan lupa untuk mem-back-up semua data secara periodik.

6.       Atur advanced di system properties

Kadang PC kita mengalami kesulitan yang muncul karena memory penuh. Salah satu penyebabnya adalah pengaturan swap file.file virtual memory ini berfungsi sama seperti system memory, namun jauh lebih lambat. Swap file disimpan di dalam harddisk.

Caranya : – buka System Properties. Cara singkatnya, tekan tombol Windows dan Pause/Break- Klik tab Advanced kemudian klik tombol Performance Setting.- Pada window baru yang muncul, klik tab Advanced lalu klik juga tombol Change. Untuk membuat sebuah swap file, pilih Custom size dan isilah jumlah yang sama pada kedua kolom Initial size dan Maximum size. Hitungan sederhana untuk mengisi 2 x ram yang ada pada PC.- Langkah yang sama, klik visual effects, klik adjust for best, cawang pada 4 opsi dari bawah, lainnya biarkan saja. klik error reporting, kemudian klik diseble error report

7.       Setting Auto Play

Ketika memasukkan flashdisk/CD ke komputer kita maka secara default windows Xp akan langsung membuka task baru dengan fungsi Auto run/auto play. Banyak varian virus yang menggunakan fungsi ini untuk mengaktifkan diri mereka kemudian menginfeksi komputer. Jadi, lebih baik dinonaktifkan fungsi Auto Play ini;

– run “gpedit.msc”
– klik Administrative Templates di bawah Computer Configuration
– klik System
– klik Turn Off Auto Play
– pilih Enabled
– kebawah pilih All Drive
– OK

– masih di Group Policy
– klik Administrative Templates di bawah User Configuration
– klik System
– klik Turn Off Auto Play
– pilih Enabled
– kebawah pilih All Drive
– OK
– tutup,restart
8.       Seleksi Service Windows
Windows XP memiliki ratusan komponen tidak tampak di desktop yang disebut service atau bekerja secara background. Service ini membantu fungsi sistem operasi.Namun service tersebut juga memperlambat pada saat startup,jadi hanya fungsi yang diperlukan saja yang dipakai.

How: – Klik [ Start ] > [ Run ] dan ketikkan services.msc, muncul windows baru, klik pada startup
– klik 2 kali pada services yang akan disabled,–>pada startup type pilih Disabled kemudian klik stop, tunggu bebeapa saat klik okDibawah ini adalah daftar komponen Windows secara default diloading tetapi dapat disabled :

– Alerter
– Automatic Update
– ClipBook
– Computer Browser
– DHCP Client

– Error reporting Service
– Fast User Switching
– Help and Support
– Human Interfice device access
– Imapi CD-Burning Com service
– Indexing service
– IPSEC Services
– Messenger
– Net Logon
– NetMeeting Remote desktop
– Network DDE
– Network DDE DSDM
– Protected Storage
– Qos RSVP
– Remote Acces Connection Manager
– Remote Desktop help Session Manager
– Remote Registry
– Routing and Remote Access
– Secondary Logon
– Security Center
– Smart Card
– Task Scheduler
– TCP/IP Netbios helper
– Telnet
– Terminal services
– Universal Plug and play device host
– Uninterruptible power supply
– Webclient
– Windows Firewall/internet connection sharing (ICS)
– Windows Time
– Wireless Zero Configuration
– WMI Performance Adapter

9. Hilangkan file startup
Bila terlalu banyak program yang dijalankan, akan memperlambat kinerja komputer, sebaiknya semua dihilangkan kecuali antivirus. Pada menu Run ketik msconfig,muncul windows system configuration Utility, klik BOOT.INI kasih centang pada /noguiboot *menonaktivkan tampilan logo XP pada saat Booting* isikan pada timeout 3 sec. klik startup hilangkan semua centang kecuali antivirus biarkan tetap ter-centang

10. Configurasi regedit

Sebelum mengutak-atik Registry, ada baiknya melakukan backup terlebih dahulu.
1. Klik tombol Start > Run.
2. Ketik regedit dan tekan Enter setelah berada didalam jendela Run.
3. Didalam Registry Editor, pilih menu File > Export.
4. Setelah Export Registry File muncul, masukkan nama file ke bagian File Name, misalnya backup-registry dan sebagainya.
5. tekan tombol Save.
6. Untuk mengembalikan registry, pilih menu file > import

  • Menyembunyikan Help And Support

HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
Buatlah sebuah DWORD Value baru – Menu Edit > New > DWORD Value, dan beri nama NoSMHelp. Kemudian klik ganda pada NoSMHelp dan isi dengan angka 1 pada Value Data. Restart komputer.

  • Menyembunyikan Log Off

HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
Klik menu Edit > New > Binary Value dan beri nama NoLogOff.
Klik ganda pada NoLogOff dan masukkan angka 01 00 00 00 pada bagian Value Data.

  • Membuat Desktop Lebih Stabil

HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Explorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama DesktopProcess.
Klik ganda Desktop Process dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Menonaktifkan Animasi Pada Windows XP

HKEY_CURRENT_USER/ControlPanel/Desktop/WindowMetrics
Klik ganda pada MinAnimate dan masukkan angka 1 untuk menonaktifkan, dan 0 untuk mengaktifkannya kembali.

  • Mempercepat Proses Shutdown Windows XP

HKEY_LOCAL_MACHINE/SYSTEM/CurrentControlSet/Control
Klik ganda WaitToKillServiceTimeout dan ubah nilainya menjadi lebih rendah dari 2000.

  • Mengganti AM Dan PM Menjadi Pagi Dan Sore

HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/International Klik ganda s1159 dan ubah teks AM dengan PAGI. klik ganda s2359 dan ubah teks PM dengan SORE.

  • Mematikan Secara Otomatis Program Not Responding

HKEY_USERS/.DEFAULT/Control Panel/Desktop. Klik ganda AutoEndTasks dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Tweaking Memory Pada Windows XP

HKEY_LOCAL_MACHINE/SYSTEM/CurrentControlSet/Control/SessionManager/Memory Management
Klik ganda pada DisablePagingExecutive dan masukkan angka 1 pada Value Data.
Apabila diaktifkan,Windows tidak akan melakukan paging file ke dalam hard disk. Sistem operasi dan program-program menjadi lebih responsif. Disarankan untuk komputer yang memiliki memori lebih dari 128MB. Klik ganda pada LargeSystemCache dan masukkan angka 1 pada Value Data. Jika diaktifkan, sistem akan mengalokasikan seluruh memori (kecuali 4 MB untuk disk caching) untuk file caching. Komputer akan melakukan caching kernel XP di dalam memory sehingga Windows XP dapat berjalan lebih cepat.

  • Unload .dll Untuk Mempercepat Akses Memori

HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftWindowsCurr entVersionExplorer
Pilih menu Edit > New > Key dan beri nama AlwaysUnloadDLL.
Pada option Default Value masukkan angka 1.

  • Menghapus Pagefile Saat Shut Down

HKEY_LOCAL_MACHINE/SYSTEM/CurrentControlSet/Control/Session Manager/Memory Management. Klik ganda ClearPageFileAtShutdown dan masukkan angka 1 pada Value Data.

  • Menyembunyikan Seluruh Jaringan Pada Network Neighborhood

HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurre ntVersionPoliciesExplorer
HKEY_LOCAL_MACHINESoftwareMicrosoftWindowsCurr entVersionPoliciesExplorer
Buat sebuah DWORD Value baru dan beri nama NoEntireNetwork.
Klik ganda NoEntireNetwork dan masukkan angka 1 pada Value Data.

11. Hapus program yang tidak diperlukan

a.       menu start –>setting –>control panel –> add or remove programs –>klik program yang ingin di uninstall kemudian klik tombol remove.

b. Untuk program-program windows component ; menu start –>setting –>control panel –> add or remove programs –> add/remove windows component, uncheck program yang ingin di uninstall

12. Bersihkan file yang tidak diperlukan dan secara teratur di-defragmenter
Tekan tombol windows + R atau start –> run, ketik cleanmgr–>pilih drive yang ingin dibersihkan klik ok. Disk Defragmenter setiap 2 minggu sekali

menu start –> all program–>>accessories–>systems tools–>disk defragmenter–>klik defragmenter

13. System Properties

  • Klik kanan pada icon MyComputer dan pilih Properties . Atau bisa juga dengan menekan tombol Start + Pause Break .
  • Klik menu System Restore , pastikan anda mengklik Turn Off System Restore On All Drives .Ini akan sangat berguna untuk menghalau salah satu cara perkembangbiakan virus.
  • Kemudian klik Advanced. Terdapat 3 menu setting di bawahnya.
  • Klik Setting pertama dan pastikan anda memilih Adjust For Best Performance . Lanjutkan dengan mengklik Apply . Tunggu beberapa saat, dan tampilan windows akan berubah menjadi klasik. Tampilan tersebut dapat kita rubah sesuai keinginan kita nanti.
  • Selanjutnya klik Advanced , dan klik Change untuk merubah Virtual Memory.
    (Virtual memory adalah Space yang dijadikan memory bayangan untuk membantu kinerja memory asli yang biasa kita sebut RAM . Virtual memory ini akan meminta ruangan dari harddisk.
  • Pada sub menu Custome Size , terdapat kolom Initial Size . Isikan kolom dengan angka minimal 2 kali jumlah RAM yang anda pasang. Misalnya anda memasang RAM 128 MB, maka isi kolom tersebut dengan jumlah minimal 256. Dan pada kolom berikutnya isi dengan 2 x kolom pertama. Jangan lupa klik Set . Klik OK dan OK lagi sehingga kembali ke System Properties awal.
  • Sekarang, klik menu Setting yang ketiga, anda akan melihat dua kolom yang berisi angka 30. Rubah angka tersebut menjadi 3 . Kemudian buang tanda Ceklis (v) pada Automatically Restart .
  • Klik OK setelah selesai.
  • Tutup System Properties dengan mengklik OK

Dari hasil otak-atik tadi, tampilan windows terasa amat membosankan. Semuanya serba Classic, seolah-olah bukan Windows XP. Bila kita ingin merubah tampilannya, caranya :

  1. Klik kanan di ruang kosong pada area Desktop dan pilih Properties sehingga muncul kotak dialog Display Properties
  2. Klik menu Themes , kemudian pada kolom Themes dibawahnya, klik tanda panah ( Pop up ) dan pilih Windows XP. Jika sebelumnya sudah terpilih Windows XP , maka pilih dulu Themes lain, kemudian klik panah lagi dan pilih Windows XP . Ini dilakukan untuk memancing tampilan Windows XP yang sesungguhnya.
  3. Klik Apply dan lihat hasilnya.
  4. Selanjutnya klik menu Desktop , perhatikan di bagian bawah. Disana terdapat sub menu Customize Desktop , klik menu tersebut.
  5. Pada tampilan kotak dialog berikutnya, pastikan anda membuang tanda Ceklis (v) pada Run Desktop Cleanup Every 60 Days. Ini dilakukan untuk menghindari penghapusan otomatis Windows terhadap icon-icon yang sudah dianggap tidak penting, padahal menurut kita masih sangat penting.
  6. Klik OK dan OK lagi untuk menutup Display Properties

14.  System Configuration

Langkah-langkah yang kita lakukan :

1.       Klik Start pilih Run dan ketik msconfig kemudian Ok atau langsung tekan Enter

2.       Dideretan menu bagian atas, di ujung kanan terdapat menu Startup . Klik menu tersebut.

3.       Lihat ke bagian bawah, terdapat sederetan nama dengan masing-masing mempunyai tanda ceklis (v).

Nama-nama tersebut adalah indikasi program yang akan selalu berjalan ketika Windows baru pertama kali tampil. Dan jika kita membiarkan tanda ceklisnya, maka Windows akan sedikit lambat ketika pertama kali proses Loading .

1.       Buang semua tanda ceklis dengan cara mengkliknya. Kemudian klik Apply

2.       Klik OK untuk menutup System Configuration dan klik Restart .

3.       Minum kopi, makan cemilan, atau pesen nasi goreng untuk menunggu komputer anda yang Restart.

Setelah komputer Restart dan kembali ke ruangan Desktop , anda dikagetkan dengan munculnya kotak dialog yang tentu saja berbahasa inggris. Langsung saja klik kotak kecil untuk memberi ceklis pada Don’t Show This Massage ….  kemudian klik OK . Maka kotak tadi tidak akan muncul lagi ketika Windows baru Restart .

15.   Registry

Registry adalah ruang Administrator Windows. Keluar masuknya program yang terinstall akan selalu melapor terlebih dahulu ke Registry. Optimalisasi Windows XP dilakukan dengan :

  1. Klik Start pilih Run dan ketik regedit , klik OK atau langsung tekan Enter
  2. Klik tanda plus (+) pada HKEY_CURRENT_USER
  3. Klik tanda plus (+) pada Control Panel
  4. Klik tanda plus (+) pada Desktop. (Perhatikan jendela sebelah kanan pada posisi Desktop. Terdapat sederetan String yang cukup memusingkan dan tentu saja berbahasa Inggris. J . Cari dan temukan MenuShowDelay . Jika sudah ketemu, klik dua kali dan rubah nilainya dari 400 menjadi 0, kemudian klik OK )
  5. Sekarang kembali ke jendela sebelah kiri
  6. Dibawah directory Desktop terdapat sub directory WindowsMetrics . Klik sub directory tersebut dan perhatikan jendela sebelah kanan.
  7. Cari dan temukan MinAnimate , klik dua kali pada value tersebut dan rubah nilainya menjadi 1 , klik OK .

Sekarang tutup Registry dengan tombol Alt + F4 atau dengan mengklik tanda silang ( X) dibagian atas kanan jendela.

Restart Komputer anda dan lihat hasilnya.

Demikian tadi 15 tips untuk mengoptimalkan Windows XP Anda. Mudah-mudahan computer bisa tambah cepat dan jarang hang.

Referensi Tulisan :

Posted in Tutorial Komputer | Leave a Comment »

Berbagai Tips dan Trik Komputer (1)

Posted by simpaikeramat01 on December 25, 2008

6 Alternatif Membuka Dokumen Microsoft Office 2007 docx

Seringkali bagi pengguna office 2003 kebawah atau pengolah kata lainnya kesulitan membuka file docx ini jika tidak ada Office 2007. Sehingga kadang ada yang (terpaksa) menginstall Office 2007. Sebenarnya ada beberapa cara (alternatif) gratis membuka/mengedit file dokumen office 2007 (docx), tanpa perlu menginstall Office 2007.

Docx merupakan format baru Microsoft Word 2007. Format yang lain juga ditambah dengan ekstenxi x, misalnya xls -> xlsx ( MS Excel ) , ppt -> pptx (power point). Mungkin Microsoft berpikiran jika formatnya diganti membuat banyak pengguna juga mau tidak mau harus menginstall (membeli) Microsoft Office 2007. Teknik ini sepertinya cukup berhasil terutama bagi pengguna komputer di Indonesia ( yang sebagian selalu ingin menginstall program terbaru, tanpa melihat kemampuan, kinerja dan efektifitas).

Meskipun begitu, tidak semua pengguna komputer dengan mudah beralih ke Office 2007, karena berbagai sebab, seperti kinerja yang lebih lambat, antarmuka yang cukup jauh berbeda dengan versi sebelumnya, sehingga malah membingungkan dan lainnya. Karena sebagian menggunakan Office 2007 dan sebagian menggunakan Office 2003 kebawah, Open Office atau pengolah kata lainnya, sering banyak orang kesulitan jika mendapatkan dokumen dengan format docx.

Beberapa Cara membuka File Docx (Office 2007)

1. Microsoft Office Compatibility Pack

Microsoft sendiri tidak sepenuhnya meninggalkan produk Office versi sebelumnya. Mereka menyediakan tools khusus agar office versi sebelumnya ( 2000, 2002/Xp, 2003 ) bisa membuka dan mengedit format-format baru seperti docx, xlsx dan pptx. Hanya saja mungkin sebagian belum tahu.

Download Microsoft Office Compatibility Pack ( ~ 27.5 MB)

Atau jika kita hanya ingin membuka dokumen-dokumen tersebut, kita bisa download aplikasi terpisah Word Viewer (docx, 24.5 MB) Excel Viewer (xlsx, 74.1 MB) Power Point Viewer (pptx, 25.8 MB)

2. OpenOffice 3

Jika kita ingin mengedit dokumen tersebut, dimpan dulu dengan format lain seperti doc atau odt (format standard OpenOffice), karena format docx hanya bisa dibuka dan tidak (belum) bisa di edit langsung. Ukuran Installasi untuk windows sekitar 145 MB, Download OpenOffice

3. Konversi Format Online

Bagi yang mempunyai koneksi internet, dan tidak ingin menginstall aplikasi tambahan, bisa menggunakan fasilitas Free Online File Conversion. Ada beberapa situs yang menyediakan conversi format online, misalnya :

Zamzar, support maksimal 100 MB dan kita tinggal memasukkan alamat email yang akan dikirim hasil konversi dokumentersebut. Selain dokumen zamzar juga menyediakan konversi audio, video, image dan lainnya.

Docx Converter, seperti sebelumnya kita tinggal mengupload dokumen dalam format docx, memilih hasil formatnya dan mengisi email yang akan dikirimi hasil konversinya.

4. Membuka dengan Plugin OpenXML Viewer di browser Mozilla Firefox

Selain berfungsi sebagai web browser, Mozilla Firefox juga bisa kita gunakan untuk membuka dokumen docx dengan salah satu plugins OpenXML Viewer . Dengan plugin ini kita membuka docx sebagai salam format XML-nya. Tetapi kita tidak bisa mengedit tersebut. Plugins ini tersedia untuk firefox linux maupun windows.

Download OpenXML Viewer ( Linux 10.9 MB, Windows 3.6 MB. untuk Windows pilih OpenXMLViewer_win_firefox.zip)

5. Menggunakan Aplikasi AbiWord

Informasi selengkapnya dan Download di AbiSource


6. Menggunakan Software gratis Docx2rtf

Jika format dokumen docx sederhana, kita bisa mengkonversi menjadi format RTF dengan program ini. Selanjutnya hasilnya bisa dibuka dengan Wordpad atau Office versi lama. Selain format office 2007, Docx2rtf juga bisa mengkonversi format OpenOffice ( asw dan odt), membuka dan mencetak dokumen pdf, html, rtf, txt, pdb (PalmOS Database dokumen), prc ( Aportis).

Download Docx2rtf ( 2.56 MB) Inforselengkapnya di Docx2rtf

Referensi
http://www.makeuseof.com/tag/4-ways-to-view-microsoft-office-2007-docx-files-for-free/
http://www.ghacks.net/2007/12/10/ways-to-open-office-docx-documents/

Oleh ebsoft

Men-disable Autorun pada USB

Pada flash disc yang terkena virus biasanya (tidak selalu) terdapat file autorun.info yang di dalamnya terdapat perintah untuk menjalankan program virus. Nah, ketika flash disc tersebut dimasukkan ke drive USB yang fitur autorun-nya tidak di-disable maka secara otomatis Windows akan menjalankan program pada background tanpa adanya konfirmasi kepada user.

Salah satu cara untuk mengurangi resiko terkena virus tersebut adalah dengan mendisable fitur autorun pada drive USB. Ada pun caranya adalah sebagai berikut:

  1. Klik tombol Start – Run.
  2. Ketik gpedit.msc dan tekan OK.
  3. Klik pada User ConfigurationAdministrative TemplatesSystem.
  4. Klik 2x pada Turn Off Autoplay.
  5. Klik pada option Enable.
  6. Pada option Turn off Autoplay on, pilih All drives.
  7. Klik OK.
  8. Selesai.

Teknik Super Cepat Shutdown Windows

Ada beberapa teknik yang bisa digunakan untuk mempercepat proses Shutdown windows, mulai dari cara yang normal/wajar sampai yang tidak wajar. Sehingga kita bisa shutdown windows kurang dari 5 detik atau bahkan hanya sekitar 2 detik, tanpa memerlukan software tambahan.

Cara Normal

Cara normal adalah dengan memodifikasi Registry windows, yaitu semua hal yang berhubungan dengan proses Shutdown windows. Sebaiknya sebelum memodifikasi registry windows, maka lakukan backup ( dengan memilih menu File > Export ketika sudah masuk Windows Registry Editor ). Berikut cara dan penjelasannya :

Sebelumnya, buka terlebih dahulu Windows Registry Editor ( Menu All Programs > Run ) ketikkan regedit lalu Enter atau klik OK.

Setelah Windows Registry Editor terbuka, bisa diikuti penjelasan dan langkah-langkah berikut :

  • Otomatis menutup (Auto Kill) semua Aplikasi pada saat Shutdown
    Cari key berikut : HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop, kemudian temukan Key AutoEndTasks klik kanan, pilih Modify dan jika nilainya bukan 1 maka ganti dengan nilai 1.
  • Mengubah waktu Hang Aplikasi.
    masih di Key yang sama (HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop), cari Key WaitToKillApp, HungAppTime, dan WaitToKillServiceTimeout. Klik kanan masing-masing key tersebut dan pilih Modify, ganti isinya dengan nilai 1000.
  • Men-non aktifkan fasilitas Clearing Paging File
    Pada waktu shutdown, windows otomatis menghapus isi Paging File untuk keamanan, karena kemungkinan paging file ini digunakan untuk temporary file, berisi user atau password dan sebagainya. Jika kita tidak terlalu khawatir dengan masalah keamanan tersebut, maka fasilitas windows ini bisa di non aktifkan untuk mempercepat proses shutdown.

Caranya cari key berikut di Registry Editor: HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Session Manager\Memory Management, kemudian cari key ClearPageFileOnShutdown dan klik kanan, pilih modify, ganti isinya dengan nilai 0.

Dengan mengubah beberapa setting tersebut, maka seharusnya proses shutdown akan berlangsung lebih cepat dari biasanya, terutama jika ada aplikasi yang sering hang ketika shutdown. Jika tidak ingin repot-repot dengan langkah diatas, copy paste text berikut, kemudian simpan dengan nama file yang berekstensi .reg ( misalnya : fastshutdown.reg ). Setelah itu jalankan file itu ( double click ), ketika muncul konfirmai, tekan Yes.

Windows Registry Editor Version 5.00

[HKEY_CURRENT_USER\Control Panel\Desktop]
“WaitToKillServiceTimeout”=”1000″
“AutoEndTasks”=”1″
“HungAppTimeout”=”1000″
“WaitToKillAppTimeout”=”1000″

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Session Manager\Memory Management]
“ClearPageFileAtShutdown”=dword:00000000

Jika menyimpan dengan notepad, pilih Save as kemudian bagian Save as type pilih All files, ketika menyimpan beri tanda petik, misalnya “fastshutdown.reg”

Cara lain Shutdown Super Cepat

Jika cara diatas masih terlalu lama, dan ingin cara super cepat, maka gunakan tip berikut :

  1. Buka Task Manager (tekan Ctrl+Alt+Del)
  2. Tahan tombol Ctrl sambil klik Menu Shutdown > Turn Off
  3. Maka Komputer akan segera mati dalam sekejap.

Sebelum menggunakan cara ini pastikan data-data sudah di simpan, karena jika belum disimpan maka data-data dapat hilang. Selain itu gunakan cara ini jika keadaan mendesak saja, karena kemungkinan bisa menyebabkan ada file yang corrupt, meskipun ini jarang terjadi

Cara Lainnya lagi ?

Cara lainnya, adalah dengan shortcut melalui keyboard, tanpa Mouse, yaitu dengan menekan tombol Windows (Win) Kemudian menekan huruf U lalu U. Singkatnya Win+U+U atau bisa juga Win+U+Enter. Untuk mempercepat proses shutdown juga bisa dilakukan dengan mematikan sound ketika Exit Windows. (http://ebsoft.web.id)

3 Langkah Mudah Meningkatkan kinerja Windows XP

Sebenarnya banyak cara/tips untuk meningkatkan kinerja Windows, bisa dilakukan secara software maupu hardware. Yang akan dibahas disini adalah meningkatkan kinerja Windows (secara software) dengan 3 langkah sederhana.

1. Mengatur Seting “Performance Options”

Klik kanan My Computer pilih tab Advanced dan Klik Setting pada bagian Performance

Agar komputer berkerja lebih cepat, maka bisa dipilih Adjust for best performance, tetapi jika ingin tetap menggunakan tampilan XP, pilih saja (beri tanda cek) pada pilihan :

  • Use visual styles on windows and buttons
  • Smooth edges of screen fonts
  • Use drop shadows for icon labels on the desktop (jika icon desktop diaktifkan)

Animasi lainnya tidak begitu penting, jadi di hilangkan tanda cek-nya.

2. Mengatur aplikasi yang berjalan dengan windows

Ini mungkin akan banyak berpengaruh ke kinerja dan penggunaan Memori. Sebagian pengguna tidak begitu memperhatikan apa saja aplikasi yang otomatis berjalan bersama windows ketika start up. Padahal banyak aplikasi yang tidak penting, tetapi selalu berjalan di backround, sehingga ikut memakan Memory (RAM) komputer dan kadang memperberat kinerja.

Jika anda menggunakan laptop, maka biasanya aplikasi yang otomatis berjalan dengan windows akan semakin banyak. Salah satu indikasinya adalah banyaknya icon yang ada di sistem tray. Bagaimana mengatur dan memeriksa aplikasi-aplikasi yang berjalan dengan windwos ini ?

Cara paling mudah dan disarankan adalah menggunakan software gratis Autorun, bisa di download di http://technet.microsoft.com/en-us/sysinternals/bb963902.aspx atau Download langsung (zip) Autorun

Selain ukuran yang kecil, software ini bersifat portable. Tetapi mungkin ini adalah aplikasi autorun terbaik yang ada selama ini. Setelah di download, jalankan dan pilih tab Logon. Nah daftar yang ditampilkan adalah daftar aplikasi yang otomatis berjalan bersama windows. Hilangkan tanda cek agar aplikasi tidak otomatis berjalan.

Aplikasi yang tidak penting misalnya fasilitas auto update / registration dari program-program seperti Printer, Adobe acrobat, CorelDraw dan lainnya. Selain itu berikut beberapa aplikasi yang sering ikut berjalan bersama windows, tetapi tidak begitu penting :

  • Adobe Acrobat SpeedLauncher
  • Alcmtr ( Realtek Azalia Audio – Event Monitor)
  • EPSON Status Monitor ( jika menggunakan printer lain, seperti HP, Canon dan lainnya biasanya juga ada )
  • RTHDCPL (Realtek HD Audio Control Panel)
  • Skytel (Realtek Voice Manager)
  • SunJavaUpdSched ( Java(TM) Platform SE binary)
  • dan lain-lainnya

Tip ini seharusnya juga akan mempercepat proses booting komputer. Jika masih lambat, coba baga juga artikel Tips mengatasi booting/loading komputer yang lambat

3. Mematikan Indexing Service

Indexing service merupakan fasilitas windows untuk membuat dan mengupdate index file/folder secara berkala, sehingga ketika menggunakan fasilitas Search di explorer, maka pencarian bisa lebih cepat. Kadang fitur ini sering membuat kinerja PC menjadi lambat, apalagi jika jarang menggunakan fasilitas Search/Find. Untuk menon aktifkannya melalui langkah berikut :

  1. Buka Control Panel > Add or Remove Programs
  2. Pilih Add/ Remove Windows Components
  3. Hlangkan tanda cek pada Indexing Service klik saja next
  4. Tunggu proses sampai selesai

Yang jelas maih banyak tips yang lain untuk meningkatkan kinerja windows [XP], tetapi minimal dengan dua langkah pertama tersebut, akan terasa perbedaannya.

Berbagai tips meningkatkan kinerja komputer

Sebenarnya kinerja komputer bisa dipengaruhi oleh banyak faktor, baik software maupun hardware. Ada berbagai tips yang dapat dilakukan agar kinerja komputer menjadi lebih baik. Berikut beberapa tips yang mungkin dapat dilakukan dan mungkin sebagian sudah umum kita lakukan atau kita dengar.

1. Uninstall program yang tidak dipakai

Meskipun tidak dijalankan, program yang jarang atau tidak pernah digunakan bisa ikut mempengaruhi kinerja komputer. Terutama program yang menyimpan seting-setingnya di registry. Mengapa ? karena setiap kali komputer dijalankan, registry windows akan di load di memory, sehingga semakin besar ukurannya, memori yang digunakan akan semakin besar pula.

2. Periksa program-program yang otomatis berjalan dengan Windows

Hal ini bisa di cek dengan program seperti autoruns. Biasanya ada beberapa program yang selalu berjalan yang sebenarnya tidak begitu penting atau kurang penting.

3. Defragment hardisk

Ini bisa dilakukan melalui menu Properties > System Tools > Disk Defragment. Yang tujuannya untuk menata kembali file-file sesuai prioritasnya.

4. Mematikan service yang tidak terpakai

Hal ini memerlukan sedikit pengetahuan tentang komputer. Services merupakan program/library juga yang dijalankan (di load) setiap komputer hidup. Bisa dilihat melalui Control Panel > Administrative Tools > Services. Jika komputer tidak pernah digunakan online (internet), ada beberapa service yang bisa di non aktifkan. Misalnya Windows Time dan beberapa service lainnya ( bisa di cek keterangannya). Tapi hal ini juga perlu berhati-hati, jika salah bisa menyebabkan beberapa fungsi windows tidak berjalan.

5. Hindari penggunakan Skin windows

Kadang penggunaan tampilan/skin tambahan windows bisa mempengaruhi kinerja cukup signifikan. Terutama penggunaan software tambahan. Sebaiknya jika ingin tampilan yang berbeda gunakan saja Windows Themes (bawaan windows).

6. Matikan beberapa efek Visual Windows

Selain itu beberapa efek windows [xp] yang tidak begitu penting bisa di matikan. Bisa di dilakukan melalui klik kanan di My Computer pilih Properties. Di tab Advanced di bagian Performance klik tombol Settings. Bisa di non aktifkan Visual efek yang tidak begitu penting.

7. Batasi tambahan jumlah font

Ini berpengaruh ke aplikasi yang menggunakan Pilihan font seperti Microsoft Office. Dengan banyaknya font tambahan akan mempengaruhi ke memori yang digunakan dan loading akan terasa lebih lambat.

8. Hapus icon di desktop yang tidak penting

Sering program yang di install di komputer akan membuat shortcut baru (icon) di desktop. Jika kita jarang menggunakan icon-icon ini, lebih baik di hapus saja, bisa sedikit mengurangi pemakaian memori.

9. Scan komputer dari Virus, Spyware, trojan dan sejenisnya

Jika komputer terinfeksi virus, sebagian besar kinerjanya akan menurun, bahkan bisa-bisa komputer menjadi sangat lambat. Oleh karena itu sebaiknya selalu dijaga agar komputer bebas virus. kemudian jika komputer sering terkoneksi ke Internet, maka sebaiknya sekitar sebulan sekali komputer di scan dari spyware, mallware dan sejenisnya.

10. Gunakan alternatif software yang lebih ringan

Beberapa software kandang hanya digunakan untuk beberapa hal yang sederhana. Misalnya menggunakan ACDSee hanya untuk melihat-lihat gambar atau foto saja. Jika hanya ingin melihatl lihat gambar dengan format standard, maka bisa menggunakan Fasilitas bawaan windows, karena ACDSee cukup berat terutama versi-versi terbaru.

11. Menggunakan Software TuneUp, defragment dan sejenisnya.

Jika kita kesulitan dengan optimalisasi sistem manual dan ingin cara mudah, maka kita bisa menggunakan program-program TuneUp, Defragment registry, dan sejenisnya.

12. Upgrade hardware

Jika memiliki dana tambahan dan spesifikasi komputer masih pas-pasan maka bisa di upgrade hardwarenya seperti Memory, CPU atau VGA. Yang paling berpengaruh biasanya Memory dan CPU.

13. Install Ulang

Kadang sistem yang sangat lama dan penuh dengan program yang banyak tidak/jarang terpakai, meski sudah di optimalisasi masih saja lambat. Jika seperti itu, mungkin install ulang adalah solusi yang terbaik, karena biasanya dengan system yang lebih “fresh” kinerja bisa maksimal.

Cara-cara diatas mungkin hanya sebagian tips yang bisa dilakukan dan saya yakin masih banyak tips lain termasuk optimalisasi setting hardware. Jika ada tambahan tips lainnya, silahkan. Semoga bermanfaat (http://ebsoft.web.id)



Tips mencegah Virus menyerang/masuk komputer kita

Sebaik apapun antivirus yang kita gunakan + Update terbaru pun tidak menjamin komputer bebas dari virus, karena virus selalu berkembang dan update anti virus [sebagian besar] hanya mengikuti perkembangan virus itu sendiri ( jadi ketika virus sudah menyebar, kemungkinan anti virus bisa mendeteksi baru beberapa hari kemudian ). Tetapi Komputer tanpa anti virus jauh lebih rentan untuk terkena virus

Bagi sebagian besar pengguna, mungkin artikel ini sudah biasa dan bukan barang yang baru lagi, tetapi bagi pengguna biasa / awam mungkin dapat bermanfaat untuk mencegah virus masuk / menular ke PC kita. Mengingat perkembangan virus dalam negeri yang begitu pesat. Hal ini mungkin karena banyaknya [adanya] source code yang menjelaskan cara pembuatan virus yang dipublikasikan secara umum, yang mungkin maksudnya sekedar tukar informasi saja, tetapi diluar itu kemungkinan banyak yang mengembangkan sendiri untuk membuat virus dan memancing programmer untuk mencoba-coba.

Beberapa hal yang perlu di persiapkan untuk mencegah virus masuk/menular ke komputer kita adalah:

  • Gunakan antivirus yang senantiasa di update, paling tidak seminggu sekali, jika online maka aktifkan auto update pada antivirus
  • Non aktifkan fasilitas autorun pada komputer kita, sehingga CD-ROM maupun flashdisk yang kita masukkan ke komputer tidak langsung menjalankan file yang ada di dalamnya. Bagi yang belum tahu, bisa dilihat caranya disini
  • Tampilkan semua ekstensi file windows, termasuk file system windows. Caranya : Di windows explorer buka menu Tools > Folder Options… kemudian pilih tab view Kemudian pilih (aktifkan) opsi “show hidden files and folder”, hilangkan check pada pilihan “Hide extensions for known file types” juga hilangkan tanda check pada “Hide protected operating system files (Recommended)”.
  • Periksa setiap flashdisk yang dimasukkan apakah ada file autorun.inf, jika ada coba dilihat isinya, jika mengacu ke sebuah file .exe, .dll atau .scr yang aneh / hidden, segera hapus file-nya atau scan dengan antivirus
  • Ini yang mungkin sangat penting : Jika komputer digunakan oleh banyak orang, minta agar pengguna berhati-hati sebelum menjalankan sebuah file, jangan hanya melihat icon-nya, tapi melihat ekstensinya. Misalnya file itu dengan icon ms word, excel, gambar, mp3 dsb tetapi kok berekstensi .exe, .scr, .vbs, .bat atau tidak sesuai dengan iconnya, harap diwaspadai
  • Gunakan tools / program seperti autoruns untuk melihat file/program apa saja yang berjalan ketika windows diaktifkan. Jika ada program yang aneh segera tanyakan kepada orang yang lebih tahu. Tentang autoruns bisa dilihat disini

Semoga artikel ini bermanfaat, jika ada tambahan/masukan tips silahkan, diharapkan akan menambah keamanan dalam menggunakan komputer



Tips Efektif dan Efisien Menggunakan Antivirus

Mungkin sebagian besar pengguna antivirus, setelah menginstallnya kemudian dibiarkan begitu saja atau hanya mengupdate dan tidak pernah menghiraukan pengaturan lainnya. Jika seperti itu bisa saja antivirus sangat memperberat kinerja komputer dan proses scanning sangat lambat.

Pengaturan standard bukan berarti yang terbaik, bahkan sering kerja komputer sangat lambat atau proses scanning komputer menjadi sangat lambat. Bagaimana agar penggunaan antivirus efektif dan efisien ? Berikut beberapa tips yang bisa kita lakukan :
Untuk Pengguna Offline
Jika komputer kita tidak tersambung ke internet atau jarang sekali koneksi ke Internet, maka ada beberapa hal yang bisa di efektifkan :

  • Matikan fasilitas Auto Update, update dilakukan manual, dengan download virus database atau ketika konek ke Internet saja.
  • Jika ada fasilitas Anti Spyware atau Email Scanner, atau fasilitas lain yang berhubungan dengan koneksi Internet, matikan saja untuk mengurangi pemakaian Memori dan CPU. Jika komputer kadang terkoneksi ke Internet, scan spyware dapat dilakukan secara manual, setiap beberapa hari atau seminggu sekali.
  • Download virus definition (update) maksimal sekitar satu minggu sekali. Meskipun tidak ada batasan tertentu, tetapi lebih sering lebih baik.

Untuk Pengguna Online
Jika komputer selalu atau sering online, maka beberapa hal yang bisa diefektifkan adalah :

  • Aktifkan Auto Update, sehari sekali sudah cukup, lebih sering lebih baik.
  • Jika ada fasilitas email scanner atau anti spyware, lebih baik diaktifkan, kecuali menggunakan program anti spyware lainnya.

Proses Scan Virus
Proses scan virus di komputer bisa memerlukan waktu cukup lama, bahkan sampai berjam-jam jika file kita sangat banyak. Agar efektif dan efisien, bisa diatur hal-hal berikut :

  • Non aktifkan (disabled) scan Archive (file yang dikompress, seperti zip,rar,cab dan sebagainya), kecuali punya banyak waktu untuk menscan virus. Karena jika ini diaktifkan proses scan bisa sangat lama. Selain itu jika ada virus didalam zip/archive maka tidak berbahaya asal file didalamnya tidak dijalankan.
  • Hindari setting untuk langsung menghapus/heal/remove file yang dianggap sebagai virus, lebih baik pilih Karantina (Move to Quarantine) atau rename. Kecuali sudah yakin bahwa file itu memang virus, bukan dokumen atau program yang terinfeksi virus.
  • Jika ada pilihan scan file-file tertentu/pilihan (smart extensions) dan semua file, maka lebih baik dipilih smart extensions, scan akan jauh lebih cepat.
  • Di bagian Scheduler Scan (Scan otomatis setiap waktu tertentu), pastikan diatur di saat-saat komputer jarang terpakai atau di matikan (non aktifkan/disabled) saja dan scan di lakukan secara manual. Karena kadang kita tidak tahu bahwa antivirus sedang melakukan scan yang bisa memakan waktu sangat lama, sehingga kerja komputer menjadi sangat lambat.
  • Jika sedang melakukan proses scan, sebaiknya tidak menjalankan program lain, apalagi yang berat. Juga pastikan untuk mematikan screensaver jika komputer ditinggal pergi.

Optimaliasasi Umum

  • Periksa Virus Vault (karantina Virus). Jika sudah terlalu banyak isinya, hapus yang benar-benar virus atau file yang sudah tidak terpakai lagi. Jika banyak file yang berukuran sama, kemungkinan itu virus, jadi dihapus saja atau tinggalkan satu saja.
  • Aktifkan fasilitas Report, dan simpan report-nya di folder yang mudah dicari.
  • Selalu aktifkan Resident Shield/Guard, karena ini yang selalu memonitor file-file setiap saat.
  • Jika tidak penting sekali, hindari pemakaian 2 antivirus atau lebih secara bersamaan.

Jika anda mempunyai tips pemakaian antivirus yang lain, silahkan ditambahkan, untuk melengkapi artikel ini. Semoga bermanfaat (ebsoft.web.id).

Posted in Tutorial Komputer | Leave a Comment »